Cara Mengoperasikan Traktor Roda 2 dan Roda 4


1.  Memulai menjalankan traktor tangan

a.   Posisi gas digeser sedikit lebih besar dari posisi idle.

b. Gigi persneleng dipindah ke posisi jalan (1,2,3 atau R). Untuk menarik implemen, jangan menggunakan gigi tinggi, agar operator tidak perlu lari

c.  Untuk menarik trailer, posisi stang kemudi diturunkan, agar tidak terjadi hentakan ke bawah pada saat traktor mulai jalan.

d. Tuas kopling utama dilepas dengan tangan kiri pelan-pelan agar traktor tidak meloncat pada saat mulai jalan.

e. Khusus untuk traktor deutz yang menarik trailer, setelah traktor mulai jalan, stang kemudi bisa diangkat lagi

2.  Menjalankan lurus ke depan

a.   Lakukan langkah “mulai menjalankan traktor tangan”

b.   Pada saat traktor berjalan, kedua tangan berada padastang kemudi.

c.   Mata memandang ke depan.

d.  Gas diperbesar dengan ibu jari kanan sesuai keinginan.

e.   Jangan membelokkan stang kemudi

f.    Jangan memindah posisi gigi persneleng

3.  Menghentikan traktor/parker

a.  Gas dikecilkan pada posisi idle.

b.  Tuas kopling utama ditarik pada posisi “OFF”. Lalu ditarik kembali pada posisi rem.

c.    Persneleng dinetralkan.

d.   Gas dikecilkan

4.        Mengganti gigi persneleng

a.  Lakukan langkah menghentikan traktor

b.   Posisi kopling utama “OFF”.

c.    Pindahkan posisi gigi persneleng.

d.   Mulai menjalankan traktor lagi.

5.  Membelokkan traktor pada jalan datar

a.  Gas dikecilkan sebelum traktor dibelokkan.

b.  Tekan kopling kemudi kiri kalau mau belok ke kiri. Tekan kopling kemudi kanan kalau mau belok ke kanan.

c.    Kalau perlu tangan membantu menggeser stang kemudi.

d.   Pada saat mulai membelok jangan terlalu ke tepi, karena untuk haluan trailer.

b.   Cara Menngoprasikan Traktor 4 Roda

1. Memulai menjalankan traktor roda empat

a.   Lakukan langkah menghidupkan traktor

b.  Posisi gas digeser sedikit lebih besar dari posisi idle.

c.    Tuas rem parkir dilepas

d.   Pedal kopling diinjak penuh

e.    Tuas persneleng cepat lambat dibindah ke posisi “cepat” atau “lambat”

f.     Tuas persneleng utama dipindah ke posisi jalan (1,2,3 atau R).

g.    Pedal kopling utama dilepas pelan-pelan agar traktor tidak meloncat pada saat mulai jalan.

2.  Menjalankan lurus ke depan

a.  Lakukan langkah “mulai menjalankan traktor roda empat”

b.  Pada saat traktor berjalan, kedua tangan berada pada kemudi. Posisi ibu jari keluar.

c.   Mata memandang ke depan.

d.  Gas diperbesar untuk mempercepat jalannya traktor sesuai keinginan.

e.   Kedua kaki dipindah ke landasan, jangan di pedal gas, kopling atau rem.

f.    Jangan membelokkan stang kemudi

g.  Jangan memindah posisi gigi persneleng

3.  Menghentikan traktor 

a.   Gas dikecilkan pada posisi idle untuk mengurangi kecepatan

b.   Injak pedal kopling sehingga posisi transmisi terlepas

c.    Injak pedal rem, traktror akan berhenti.

d.   Persneleng utama dan persneleng cepat lambat dinetralkan.

4.  Menjalankan lurus ke belakang.

a.  Lakukan langkah “mulai menjalankan traktor roda empat”

b.  Badan diputar ke kiri atau ke kanan sedikit untuk melihat ke belakang.

c.   Pada saat traktor berjalan, kedua tangan berada pada kemudi.

d.  Mata memandang ke belakang.

e.   Gas diperbesar untuk mempercepat jalannya traktor sesuai keinginan.

f.    Jangan membelokkan stang kemudi

g.   Jangan memindah posisi gigi persneleng

Comments

Popular posts from this blog

Kemudahan Dalam Perawatan Genset Silent